Collective memory

kadang saya bertanya, what does it takes for me to write my own blog?
kenapa perlu ada medium yang menampung pikiran-pikiran saya?

rasanya tak terlalu terdengar mengada-ngada, menurut saya, arus informasi yang begitu cepat lah yang menuntut kita untuk terus berfikir, untuk terus bertanya. tak ada waktu untuk  “menikmati” atau “mengkhidmati” pemikiran kita.
Continue reading Collective memory

Advertisements